Menyimpan Diagram menjadi Image di Enterprise Architect

Posted: 25 October 2012 in Uncategorized

Ketika kita mendesign requirement, business rules, use case dll di Enterprise Arhitect, kemudian kita ingin membuat laporan dengan hasil desain tersebut. Biasanya, untuk meng-capture tampilan desainnya, kita menggunakan hasil printscreen, dan diedit-edit sesuai dengan tampilan. Namun, kekurangannya biasanya karena ukuran yang tidak sesuai dengan layar, maka kita harus melakukan proses cropping. Hal tersebut membuat hasil printscreen tidak sesuai dengan yang diinginkan. Untuk itu, ada cara untuk mendapatkan capture gambar secara utuh dari desain kita. Caranya dengan meng-convert diagram ke dalam bentuk image.

Berikut ini adalah cara menyimpan diagram menjadi image di Enterprise Architect.

1. Buka project yang kita buat di Enterprise Architect

2. Buka diagram yang akan disimpan sebagai image

3. Klik Diagram > Save Image..

4. Maka akan muncul dialog untuk penyimpanan gambar seperti ini :

Pilih folder yang akan menyimpan file image kita. Dan pilih type filenya, contoh : JPEG. Kemudian klik Save

5. Proses di atas akan menghasilkan gambar dengan content diagram di Enterprise Architect.


6. Setelah itu, kita tinggal menyisipkan gambar tersebut ke dalam laporan kita.

 

Selamat Mencoba..! Semoga bermanfaat…. ^_^

Jika kita sudah membuat aplikasi Windows 8 di Visual Studio, maka tahap selanjutnya adalah membuat package agar dapat di test dan juga agar dapat di masukkan ke Windows store.

Saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat package .appx di Visual Studio Express 2012 for Windows 8. Berikut langkah-langkahnya :

1. Buka aplikasi Windows 8 yang sudah kita buat sebelumnya.

2. Pastikan sudah kita debug dan dan tidak ada error satupun.

3. Di tab Store, klik Create app packages…

4. Setelah itu, akan muncul pilihan apakah aplikasi kita akan di upload di store atau hanya akan dicoba untuk di komputer saja.

Jika kita memilih Yes, maka kita harus login dengan Microsoft Account dan aplikasi kita akan dicek untuk standard aplikasi di windows store.

Jika kita memilih No, maka kita tidak perlu menggunakan Microsoft Account untuk login, karena aplikasi kita hanya akan di coba di komputer kita saja. Karena saya hanya akan mencoba di komputer saya, maka saya pilih “No”. Kemudian klik “Next”

5.  Maka akan muncul konfigurasi packages seperti ini :

Kita dapat menyimpannya di folder tertentu, dan kita juga dapat menentukan versioningnya. Untuk sementara, saya biarkan default isiannya. Kemudian klik “Create”.

6. Tunggu sampai pembuatan package selesai. Kemudian akan muncul tampilan seperti ini :

7. Berikut ini adalah file-file yang dihasilkan dari proses pembuatan package tersebut dan terdapat file .appx

Sekian tutorial cara membuat package di Visual Studio Express 2012 for Windows 8. Mudah-mudahan bermanfaat.

Terima kasih.

Sering sekali kita membutuhkan fungsi untuk mengetahui umur seseorang, atau jarak hari, bulan, tahun antara dua tanggal. Dengan menggunakan MS. Office Excel, biasanya kebanyakan orang menggunakan fungsi-fungsi seperti Days360 (padahal dalam setahun itu bukan 360 hari, sehingga fungsi ini rawan dengan kesalahan) atau dengan menggunakan fungsi YEAR untuk mengetahui umur seseorang, padahal jika menggunakan rumus ini, seseorang yang umurnya belum tepat 21 tahun, akan dikatakan berumur 21 tahun. Mengapa? Mari kita lihat.

Si A lahir pada tanggal 10 September 1990

Hari ini tanggal 27 Juni 2011

Seharusnya, umur Si A adalah 20 tahun, karena hari ini belum menginjak tanggal 10 September. Tetapi, jika menggunakan rumus =YEAR(NOW())-YEAR(Hari_Lahir) maka, hasilnya adalah 21 tahun. Maka perhitungan seperti itu belum tepat.

Lalu, bagaimana agar perhitungannya tepat? Ya, MS. Excel mempunyai fungsi tersembunyi (disebut tersembunyi karena fungsi ini tidak ada dalam daftar fungsi di MS. Excel). Fungsi tersebut adalah DATEDIF. Dengan menggunakan DATEDIF, kita dapat mengetahui jarak hari, bulan, bahkan tahun dengan tepat. Berikut adalah contoh penggunaannya.

Keterangan :

=DATEDIF(Tanggal_Awal, Tanggal_Akhir, Kriteria_Jarak)

Kriteria Jarak yang digunakan :

“Y” untuk tahun (year)

“M” untuk bulan (month)

“D” untuk hari (day)

Semoga Bermanfaat.

Dengan berbagai keperluan, sering sekali kita meng-import data dari MS Access ke MS Excel, tapi kebanyakan orang tidak memperdulikan apakah datanya terupdate secara otomatis atau tidak. Padahal konsistensi data itu sangat penting sekali, misalnya kita membuat laporan keuangan suatu perusahaan dengan mengambil data barang yang terjual dari Access, kemudian diimport ke Excel. Jika kita tidak memperhatikan setting connectivity nya, maka ketika data barang di Access mengalamai perubahan, maka data di Excel tidak akan berubah, sehingga data menjadi tidak konsisten.

Mari kita sama-sama belajar bagaimana cara meng-import data dari Access ke Excel dengan data yang akan tetap terupdate.

1.       Buka file Excel yang sudah ada atau buat file baru jika belum ada.

2.       Di tab Data, klik From Access

3.       Akan muncul kotak Dialog seperti ini, dan pilih file Access yang akan di import, lalu klik Open

4.       Lalu pilih Table atau Query yang akan diimport, klik OK.

5.       Setelah itu, akan muncul beberapa pilihan untuk menampilkan data.

Pada pilihan pertama, ada beberapa pilihan untuk menampilkan data, yaitu Table, PivotTable, dan PivotChart dan PivotTable. Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan.

Pada pilihan kedua, Anda dapat menentukan dimana Anda ingin menyimpan data, apakah di sheet yang sama (dengan memilih cell yang dituju) atau di sheet yang baru(New Worksheet), lalu tekan OK.

 

 

6.       Maka data yang Anda import akan tampil sesuai dengan keinginan Anda. Jika Anda memilih dalam bentuk table, maka akan muncul seperti ini.

  • PivotTable atau PivotChart, hanya digunakan ketika Anda membutuhkan summary atau jumlah yang akan di group berdasarkan kriteria tertentu.

7.       Agar data tetap terupdate, setiing Connection Properties. Klik tanda panah di bawah tombol Refresh (tab Design ‘Table Tools’), kemudian pilih Connection Properties.

8.       Aktifkan ‘Refresh data when opening the file’ (jika Anda ingin data tersebut terupdate ketika membuka file) dengan mengklik check box tersebut. Anda juga dapat mengupdate setiap beberapa menit sekali dengan meng-klik check box ‘Refresh every … minutes’, dan mengisi kolom menit sesuai dengan keinginan.

9.       Save file tersebut, dan ketika Anda membuka lagi file tersebut, maka secara otomatis, data akan terupdate sesuai dengan database Access yang terkoneksi.

Terkadang, ketika sedang presentasi, operator sering melakukan kesalahan, yaitu ketika temannya sedang presentasi, operator tidak sengaja mengklik mouse di sembarang tempat, sehingga membuat slide berganti ke slide setelahnya, ataupun men-scroll mouse sehingga slide pun terus berganti.

Untuk mengatasi hal-hal tersebut, maka kita harus melakukan beberapa pengaturan terhadap file presentasi kita.

Caranya sangat mudah.

A.   Cara agar tidak dapat di klik di sembarang tempat

1.       Buka file presentasi Anda.

2.       Klik di tab Animations


3.       Uncheck On Mouse Click

4.       Klik Apply To All

5.       Tekan F5 untuk melihat hasilnya. Dan kita tidak bisa mengklik di sembarang tempat, hanya bisa mengklik di tombol-tombol yang telah kita tentukan link-linknya.

B.   Cara agar tidak dapat di scroll

1.       Klik di tab Slide Show

2.       Klik “Set Up Slide Show”

3.       Maka akan muncul dialog box seperti ini.

4.       Pada bagian Show Slides pilih From. Dan isi dengan From 1 to 1

5.       Pada bagian Show Options, Klik Loop Continuously until ‘Esc’ . Agar tampilan tersebut terus berulang sampai Anda menekan tombol Esc.

6.       Tekan F5 untuk melihat hasil, maka walaupun Anda sudah menscroll sepanjang apapun, atau menekan arrow next/previous di keyboard, slide tetap tidak akan berganti.

JTK Septi – Si Ada

Posted: 24 September 2010 in HIMAKOM

Assalammualaikum….

Pertama bergabung di JTK, atau Jurusan Teknik Komputer di Polban, saya bergabung di HIMAKOM (Himpunan Mahasiswa Komputer) dan saya mendapat NAMA BAGUS “ADA”…

Adakah yang tau dengan istilah ADA di dunia komputer??

Pada awalnya saya bingung, apa itu ADA? Tapi ternyata, setelah googling, saya mendapat keterangan lengkap di wikipedia.org..

Bahasa pemrograman Ada, adalah sebuah bahasa pemrograman prosedural yang didesain di bawah arahan Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada akhir tahun 1970-an dan awalnya ditujukan sebagai bahasa utama dalam membangun perangkat lunak Departemen Pertahanan. Nama Ada sendiri diambil dari Augusta Ada Byron, seorang istri bangsawan (countess) Lovelace yang dianggap sebagai seorang pemrogram komputer (programmer) yang pertama. Bahasa ini diturunkan dari bahasa Pascal tapi memiliki beberapa tambahan semantik dan sintaksis, seperti halnya eksekusi tugas secara serentak, operator overloading, dan juga module.” menurut wikipedia.org

Nah, dari situ, saya baru tau, ternyata nama bagus saya itu bagus, jadi saya bangga memakai nama bagus Si ADA…

Hehe….

^Salam JTK^